Minal Aidin Wal Faizin: Tulisan Bahasa Arab dan Artinya

Saat menjelang Idul Fitri, banyak orang mencari tulisan minal aidin wal faizin untuk bahan kartu ucapan atau sekadar story Instagram. Meskipun banyak orang menggunakannya, namun tak jarang pula yang masih belum mengetahui artinya.

Banyak orang yang mengucapkan minal aidin wal faizin, kemudian menyambungnya dengan kalimat “mohon maaf lahir dan batin”. Padahal, arti minal aidin wal faizin bukanlah itu. Lantas, apa arti minal aidin wal faizin? Simak ulasan berikut.

Tulisan Bahasa Arab Minal Aidin wal Faizin

Tulisan Bahasa Arab Minal Aidin wal Faizin

Sebelum membahas maknanya secara mendalam, ketahui tulisan minal aidin wal faizin terlebih dahulu. Berikut contoh tulisannya dalam bahasa Arab dan latin beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ

Minal aidin wal faizin

Artinya: “Semoga Allah menjadikan kita kembali ke fitrah dan orang yang memperoleh kemenangan”.

Baca: Ucapan Terima Kasih – Sama-Sama dalam Bahasa Arab

Makna dan Maksud Ucapan Minal Aidin wal Faizin

Dari terjemahan di atas, sekarang kita tahu arti tulisan minal aidin wal faizin yaitu “Semoga Allah menjadikan kita kembali ke fitrah dan orang yang memperoleh kemenangan”. Jadi, bukan “Selamat Idul Fitri” atau “Mohon Maaf Lahir dan Batin”.

Siapa yang pertama kali mengucapkan minal aidin wal faizin? Idiom populer itu sendiri merupakan salah satu petikan syair karya penyair bernama Shafiyuddin Al-Huli. Syair itu menceritakan dendangan kaum wanita saat hari raya.

Syair itu memuat kalimat, “Ja’alna minal ‘aidina wal faizina” yang artinya “jadikan kami dari orang-orang yang menang dan orang-orang yang beruntung.” Kalimat itu pun menjadi ucapan Idul Fitri yang sangat terkenal.

Tidak hanya di negeri Arab, tapi juga negara-negara lainnya, termasuk Indonesia. Arti dari minal aidin wal faizin mempunyai makna yang begitu mendalam, di antaranya:

1. Bermakna Doa dan Bukan Ucapan Biasa

Bermakna Doa dan Bukan Ucapan Biasa

Minal aidin wal faizin bukan sekadar ucapan Idul Fitri, melainkan juga sebuah doa. Seperti terjemahan di atas, arti kalimat itu adalah “Semoga Allah menjadikan kita kembali ke fitrah dan orang yang memperoleh kemenangan”. Kata “semoga” menunjukkan bahwa kalimat itu merupakan doa.

Dalam hal ini, doa ditujukan kepada Allah dan berfokus sebagai doa di akhir Ramadhan sekaligus menyambut hari lebaran. Itu artinya, ketika kita mengucapkannya pada orang lain, maka secara tidak langsung kita telah berdoa pada Allah untuk kebaikan kita sendiri dan orang lain.

2. Harapan Memperoleh Berkah Ramadhan

Harapan Memperoleh Kemenangan Idul Fitri

Doa pertama dalam petikan kalimat minal aidin wal faizin yaitu harapan memperoleh berkah Ramadhan. Hal ini seperti tergambar dalam kalimat “kembali ke fitrah”. Harapannya, ibadah selama 30 hari Ramadhan semoga dapat menjadikan kita lebih baik dan meninggalkan segala keburukan.

3. Harapan Memperoleh Kemenangan Idul Fitri

Harapan Memperoleh Berkah Ramadhan

Setelah melalui puasa Ramadhan dan menjalankan berbagai jenis ibadah lainnya selama Ramadhan, harapannya kita tetap mendapat berkah kemenangan Idul Fitri. Salah satunya dengan mempertahankan amal dan meningkatkannya. Bukan justru menurun atau menjadi lebih buruk.

Baca: Kosakata Bahasa Arab tentang Sekolah

Minal Aidin Wal Faizin Sebagai Ucapan Hari Raya

Minal Aidin Wal Faizin Sebagai Ucapan Hari Raya

Meskipun tidak secara eksplisit menyebut kata Idul Fitri, namun tulisan minal aidin wal faizin memang identik sebagai ucapan Idul Fitri. Susunan paling umum yaitu dengan mengucapkan “Selamat Idul Fitri. Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin”.

Banyak muslim yang menggunakan kalimat tersebut untuk menyemarakkan suasana lebaran dalam berbagai bentuk, di antaranya:

  • Ucapan langsung seseorang kepada orang tua, pasangan, saudara, kerabat terdekat, tetangga, teman, rekan kerja, dll. Biasanya ketika momen sungkem atau halal bihalal di hari pertama Idul Fitri.
  • Kartu ucapan yang disematkan pada berbagai jenis bingkisan lebaran untuk saudara, kolega, rekan kerja, dan orang terdekat lainnya. Bingkisan bisa berupa parsel, hamper, atau amplop berisi THR.
  • Postingan media sosial. Mulai dari status WhatsApp, tweet di Twitter, instastory, serta desain atau caption postingan feed Instagram. Bukan hanya pemilik akun personal yang menggunakannya, tapi juga akun bisnis, seperti brand, komunitas, perusahaan, dll.
  • Media promosi/ publikasi, seperti pada reklame merek produk atau milik kantor swasta tertentu. Ada juga lembaga pemerintahan, pejabat daerah, atau tokoh publik yang mengucapkan minal aidin wal faizin lewat banner, video iklan, dll.

Baca: Kosakata Warna dalam Bahasa Arab

Ucapan Minal Aidin Wal Faizin dalam Berbagai Versi

Ucapan Minal Aidin Wal Faizin dalam Berbagai Versi

Ada banyak versi rangkaian kalimat minal aidin wal faizin yang bisa Anda tiru. Mulai dari yang paling umum, bergaya puitis, hingga bernuansa komedi. Berikut beberapa contohnya. Tinggal contek mana yang paling Anda suka untuk keperluan postingan media sosial atau lainnya.

1. Versi Paling Umum

Kami sekeluarga mengucapkan, selamat Idul Fitri 1443 Hijriah. Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua mendapatkan berkah Ramadhan dan memperoleh kemenangan di hari Idul Fitri ini. Selamat berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

2. Versi Puitis

Ketika tangan tak dapat saling menjabat, maka seutas doa ini akan menjadi perekat. Minal aidin wal faizin, saudaraku. Bulan Ramadhan telah usai, namun cahayanya takkan pernah padam dari hari yang beriman. Maka, semoga kita dalam golongan yang beruntung itu.

Ramadhan telah mengajarkan indahnya menahan nafsu dan merasa cukup atas segala karunia Tuhan. Tetap nyalakan cahaya suci Ramadhan hingga kita dapatkan kemenangan sejati. Tak hanya di hari 1 Syawal ini. Tapi juga hari-hari setelah ini dan seterusnya.

3. Versi Islami

Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim. Ja’alanallahu minal aidin wal faizin. (Semoga Allah menerima ibadah dari kami dan kalian. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang)

4. Versi Pantun

  • Minal aidin wal faizin. Ada pantun nih, “Anak kucing baru lahir, lalu emak kasih ikan asin. Ramadhan suci segera berakhir, mohon maaf lahir dan batin.”
  • Sahur terakhir makan ikan. Belinya di di pasar swalayan. Sesaat lagi kita lebaran. Minal aidin wal faizin, kawan.
  • Kalo flu sering bersin, sampai males mau makan. Kalau aku sering ngeselin, maafin aku ya teman. Minal aidin wal faizin.

Baca: Bahasa Arab Jam dan Waktu

5. Versi Gaul dan Lucu

  • Minal aidin wal faizin. Nggak apa-apa kalau tangan tak bisa saling menjabat. Yang penting transfer THR-nya biar menjadi perekat.
  • Minal aidin wal faizin. Teh poci sudah, Teh kotak sudah, teh gelas sudah, Teh-Ha-Er belum.
  • Minal aidin wal faizin. Jangan tanya kapan kawin.

6. Versi Bikin Baper

  • Minal aidin wal faizin. Maafin kalau ada salah-salah kata, salah cinta, dan salah menaruh perasaan.
  • Minal aidin wal faizin. Mohon maaf karena sudah terlanjur sayang tanpa izin.
  • Minal aidin wal faizin. Mohon ikhlaskan dia bersama yang lain.
  • Minal aidin wal faizin. Mohon maaf aku kurang good looking.
  • Minal aidin wal faizin. Kalau ada rasa yang terpendam, segera ungkapin.
  • Minal aidin wal faizin. Tak perlu kirim nastar. Yang penting segera belikan mahar.

Tulisan minal aidin wal faizin bukan sekadar ucapan Idul Fitri, tapi juga bermakna sebagai doa. Harapannya, orang yang saling mengucapkan kalimat ini mendapatkan berkah Ramadhan dan mencapai i kemenangan sejati. Tak heran, banyak yang memakainya sebagai kartu ucapan, dll.

Tinggalkan komentar