Download Kitab Ahlal Musamaroh PDF

Kitab Ahlal Musamaroh PDF berisikan sejarah perjuangan para wali di Jawa dalam menyebarkan dakwah Islam di Nusantara. Kitab ini dikemas dalam bahasa Arab dan sebagian menggunakan istilah ajamiah (istilah non Arab yang ditulis dalam bahasa Arab).

Kitab ini tergolong tipis, yakni berjumlah 87 halaman yang berisikan jejak-jejak sejarah Walisongo. Ditulis oleh Kiai Abul Fadhol, seorang dai terkenal pada masanya dan termasuk pendakwah yang berwawasan luas.

Ringkasan Kitab Ahlal Musamaroh PDF

Ringkasan Kitab Ahlal Musamaroh PDF

Kitab yang ditulis oleh Mbah Fadhol sedikit berbeda dengan cerita versi lainnya. Khususnya bermula dari hal ihwal nasab Sayyid Abidin yang telah disebut hanya Allah yang mengetahuinya. Sehingga sejak awal penulisan kitab tersebut beliau membatasi kisah dengan kebenaran mutlak milik Allah.

1. Nasab Ibrahim Assamarqondi

Dalam kitab tersebut penulis menyebutkan bahwa Sayyidina Zainal Abidin bin Sayyidina Husain ibn Sayyidatina Fatimah binti Rasulullah SAW.  Beliau memiliki keturunan bernama Zainul Adzim yang memiliki amdal bernama Zainul Kubro.

Dari keturunan Zainul Kubro seorang anak bernama Zainul Husain. Cucunya yaitu Mahmud Al-Kubro dan memiliki anak bernama Jumadil Kubro. Beliau memiliki 3 anak yang bernama Ishak, Sayyid Ibrahim Al-Asmar (Ibrahim Assamarqondi), Sayyidah Asfa Istri putra raja Romawi Abdul Majid.

Pada pembahasan ini penulis Kitab ingin membuktikan bahwa Ibrahim Al-Asmar merupakan keturunan dari Rasulullah SAW. Beliau menuliskan beberapa riwayat penasaban yang bermula dari Zainal Abidin hingga Ibrohim Samarqondi yang memiliki nasab melalui keturunan cucu Rasulullah SAW.

2. Kisah Ibrahim Assamarqondi

Dalam Kitab Ahlal Musamaroh PDF dituliskan juga mengenai kisah Sayyid Ibrahim Al-Asmar ketika dewasa. Beliau berkelana hingga sampai di daerah bernama Cempa dan menetap di wilayah tersebut hingga dapat bertemu dengan Raja Cempa.

Ketika bertemu dengan raja, dia ditanyai tentang keperluannya. Kemudian Sayyid Ibrahim memperkenalkan diri dan mengajak Raja Cempa untuk masuk ke dalam Islam. Kemudian raja memenuhinya dan mengucapkan dua kalimat syahadat.

Hal ini diikuti oleh penduduk negaranya dan memerintah rakyatnya untuk membangun masjid untuk beribadah. Dalam riwayat yang ditulis pada kitab tersebut, Raja Cempa memiliki tiga anak yaitu Ratu Murtaningrum istri Raja Brawijaya beragama Budha yang merupakan Raja Kepulauan Jawa.

Kedua anak lainnya yaitu Ratu Condro Wulan dan Raden Jenaro yang menggantikan Raja Cempa setelah meninggal. Kemudian raja menikahkan Ibrahim Al-Asmar dengan putrinya yang bernama Condro Wulan.

Setelah menjadi istri dari Ibrahim Al-Asmar, Condro Wulan sangat mentaati suaminya dengan sempurna. Hingga keduanya dikaruniai tiga anak yaitu Raden Rojo Pandito, Sayyid Rohmat, dan Sayyidah Zainab.

3. Kisah Raja Brawijaya

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa Raja Brawijaya telah menikah dengan anak dari Raja Cempa. Dia adalah raja terakhir di kerajaan Majapahit yang memiliki banyak selir.beberapa diantaranya yaitu istri Lani Putri Seksadana, istri lainnya dari Ponorogo, dan putri dari Raja Cina.

Dari beberapa istrinya tersebut Brawijaya memiliki banyak keturunan, beberapa diantara mereka memiliki kedudukan di masing-masing wilayah. Menariknya dalam riwayat yang ditulis dalam kitab ini adalah keturunan Brawijaya dengan Putri Cina tumbuh sebagai Raden Fatah yang fenomenal.

Selain dari kalangan bangsawan, Brawijaya juga sempat menikah dengan rakyat biasa. Hal ini disebabkan karena dia jatuh sakit dan seorang peramal memerintahkan dia untuk menikah dengan kalangan rakyat biasa. Dari pernikahan tersebut lahirlah Lembu Peteng.

Dalam kisah selanjutnya, istri Brawijaya yaitu Murtaningrum menceritakan bahwa dia memiliki adik perempuan bernama Chandra Wulan. Istrinya menceritakan kecantikan adiknya kepada suaminya hingga Brawijaya merasa tertarik untuk meminangnya.

Kemudian dia mengutus Arya Ba’ah untuk menemui Raja Cempa untuk melamar Chandra Wulan. Hingga ketika utusannya itu tiba di Kerajaan Campa, dia menemui raja telah wafat dan digantikan oleh anaknya yang bernama Cangkar.

Arya Ba’ah telah mendapati bahwa Chandra Wulan telah dipersunting oleh Ibrahim dari Asmarqand. Sehingga dia kembali  ke kerajaan dan mengabari bahwa wanita yang ditujunya telah dinikahi oleh orang lain.

Download Kitab Ahlal Musamaroh PDF

Download Kitab Ahlal Musamaroh PDF

Masih banyak kisah yang diriwayatkan dalam Kitab Ahlal Musamaroh versi PDF. Tentunya cerita ini disajikan secara epik dan membawa kita kembali pada sejarah masa lalu di Nusantara. Dimana kitab ini menjelaskannya secara detil. Untuk mendapatkan versi digital ini download melalui link di bawah ini.

(Catatan: Link akan di update jika sudah ada versi Terjemah Indonesia-nya)

Kitab Ahlal Musamaroh akan membawa Anda menyelami sejarah perjalanan dakwah di Nusantara. Khususnya asal mula bibit peradaban Islam di Nusantara mulai dikenalkan dan berkembang pesat.

Tinggalkan komentar