Download Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF

Kitab Arba’in Sulamiyah fi Tasawuf merupakan Kitab Tasawuf yang ditulis oleh Muhammad bin Abdurrahman bin Muhammad Sakhrawi (831 H). Selain versi cetaknya yang telah beredar luas, Anda juga bisa mendapatkannya dengan download Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF.

Tasawuf adalah salah satu ilmu penting untuk memperbaiki syari’at. Seorang muslim dapat mempelajari ilmu ini agar dapat memperbaiki akhlaknya. Dalam Islam, tasawuf dipraktekan dengan melakukan zuhud atau hidup sederhana.

Tasawuf dalam Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF

Tasawuf dalam Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF

Dalam ilmu Islam tasawuf merupakan bagian dari syari’at Islam yang mengajarkan manusia untuk hidup sederhana dan menjadikan dunia bukan sebagai tujuan utama. Tasawuf juga dapat diartikan sebagai proses hijrah seseorang menuju kebaikan.

Untuk mengenal lebih dalam berikut ini ulasannya.

1. Pengertian Tasawuf

Tasawuf  berasal dari kata Sufi. Ilmu ini mengajarkan tentang menyucikan jiwa, membangun dhahir dan batin, menjernihkan akhlak, serta memperoleh kebahagiaan yang abadi. Secara istilah, Tasawuf berasal dari kata Shuffah yang artinya emperan masjid nabawi yang didiami oleh para sahabat.

Menurut pendapat lainya Tasawuf berasal dari kata Shaf yang berarti barisan shalat dan Shafa yang memiliki arti bersih. Sedangkan menurut bahasa Yunani yaitu Teosofi yang memiliki makna ilmu ketuhanan.

Dapat disimpulkan tasawuf merupakan cara mendekatkan diri kepada Allah dengan bersikap zuhud. Dapat diartikan juga sebagai makrifat atau metode untuk mencapai kedekatan manusia dengan Tuhannya. Anda bisa mendapatkan ilmu ini melalui Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF.

2. Sejarah Tasawuf

Sejarah awal munculnya ajaran Tasawuf memiliki beberapa pendapat yang berbeda. sebagian berpendapat bahwa tasawuf berkembang sebelum Nabi SAW menjadi Rasulullah. Pendapat ini datang dari orang-orang Irak dan iran sekitar abad ke-8.

Sebagian lainnya berpendapat tasawuf muncul ketika konflik di masa pemerintahan setelah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Kemudian muncul gerakan uzlah atau menarik diri dari hingar-bingar duniawi yang dipelopori oleh Hasan al-Bashri.

Pendapat lainnya mengatakan asal-usul tasawuf muncul pada zaman Nabi Muhammad SAW. dimana tasawuf diartikan sebagai suffa atau beranda yang pelakunya disebut ahl al-suffa. Sehingga mereka dianggap sebagai yang pertama membawa ajaran Sufi dari pengetahuan Nabi SAW.

Prinsip Tasawuf

Prinsip Tasawuf

Untuk membantu seseorang berada di jalan Allah SWT ajaran tasawuf mengajarkan manusia untuk tidak berlebihan dalam perkara dunia. Dalam ilmu tasawuf, manusia diarahkan untuk fokus dengan keimanan dan ketakwaan.

Adapun prinsip yang dilakukan dalam bertasawuf diantaranya sebagai berikut:

1. Zikir

Dalam ilmu Tasawuf, zikir merupakan proses pemurnian, pembersihan, dan pelepasan hati.  Seorang muslim yang ingin dekat dengan Tuhan dapat berdoa dengan melantunkan zikir. Cara ini dapat membuat Anda senantiasa mengingat Allah.

2. Fikr

Fikr merupakan kegiatan meditasi yang ditujukan untuk memusatkan perhatian. Cara ini dapat dilakukan ketika Anda tengah mengalami kebingungan. Meditasi merupakan kegiatan mental yang membawa dunia eksternal menuju esensi diri.

3. Sahr (Bangkit)

Prinsip ini bertujuan untuk membangkitkan jiwa dan tubuh sebagai proses mengembangkan kesadaran mata dan telinga. Cara ini juga dilakukan sebagai proses mendengarkan hati dan meraih potensi diri yang tersembunyi.

4. Ju’i (Merasa Lapar)

Ju’i atau kondisi dimana seseorang senantiasa merasakan lapar hati serta berpikir untuk bertahan dalam mencari dan mendapatkan kebenaran. Cara ini dilakukan dengan melibatkan hasrat dan keinginan mendalam untuk sabar mencari jati diri.

5. Shumt

Untuk menenangkan lisan dan otak cara shumt dilakukan dengan berhenti berpikir dan mengatakan hal yang tidak penting. Hal ini bertujuan untuk mengalihkan dari godaan eksternal agar tetap mengingat Tuhan.

6. Shawm

Shawm atau puasa, proses ini dilakukan dengan puasa fisik. Dimana tubuh dan pikiran dilepaskan dari hasrat dan keinginan yang bersifat duniawi. Hal ini bermanfaat untuk memusatkan pandangan dan persepsi indera eksternal.

7. Khalwat

Selain berpuasa, seorang yang menjalani tasawuf juga melakukan khalwat yakni berdoa dalam kesunyian. Melepaskan diri baik secara eksternal maupun internal. Meski demikian seseorang yang melakukan ini dapat berbunyi sendiri dengan cara tetap dekat orang lain

Download Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF

Download Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF

Untuk mengetahui lebih dalam ajaran mengenai ajaran Tasawuf, Anda bisa download Kitab Arbain Sulamiyah fi Tasawuf PDF pada link di bawah. Kitab ini berisikan tentang ilmu tasawuf yang dibawa oleh para Sufi yang bertujuan untuk mengajak manusia dalam mengingat Allah.

Link download :

Kitab Sulamiyah fi Tasawuf menjadi salah satu kitab yang bisa Anda rujuk untuk memahami tentang tasawuf. Sebagai muslim, tentunya memandang dunia ini hanya sesaat dan memanfaatkannya dengan baik dalam menjalani hidup secara seimbang dan tidak tergoda dengan dunia yang fana.

Tinggalkan komentar