LIRIK MARS PMII – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia

PMII singkatan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Organisasi PMII ini sering sekali dijumpai di seluruh universitas yang ada di Indonesia. Seperti organisasi lainnya, PMII ini juga memiliki lagu wajib PMII yaitu mars PMII. Mars atau lagu wajib dari organisasi ini biasanya dinyanyikan ada event khusus.

Setiap anggota dari PMII harus hafal lirik dari mars organisasi ini. Untuk itu, bagi anggota organisasi PMII yang belum hafal lirik dari mars tersebut, maka lirik tersebut akan ditulis dalam artikel ini. Disertai dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Selain itu juga terdapat filosofi serta profil pembuat lagu wajib PMII.

MARS PMII

MARS PMII

Pencipta Lagu: Shaimoery WS.
Syair: H. Mahbub Djunaedi

Inilah kami wahai Indonesia
Satu barisan dan satu cita
Pembela bangsa penegak agama
Tangan terkepal dan maju kemuka

Habislah sudah masa yang suram
Selesai sudah derita yang lama
Bangsa yang jaya Islam yang benar
Bangun tersentak dari bumiku subur

Denganmu PMII
Pergerakanku
Ilmu dan bakti, ku berikan
Adil dan makmur kuperjuangkan
Untukmu satu tanah airku
Untukmu satu keyakinanku

Inilah kami wahai Indonesia
Satu angkatan dan satu jiwa
Putera bangsa, bebas merdeka
Tangan terkepal dan maju kemuka

Baca: Mars Banser

Mars PMII (Versi Bahasa Inggris)

Mars PMII (Versi Bahasa Inggris)

Here we are oh Indonesia
One row and only one expectation

Defenders of the nation, upholders of the religion
With this hands go forward to the front

The dark periode is over
The old suffering is already ended
The glorious nation, the true Islam
Frighten wake up to my fertile land

Along with PMII
My movements

I dedicate my knowledge and devotion
Struggle for justice and prosperty
For you my only one country
For you my only one in faith

Here we are oh Indonesia
One generation and one spirit
The independent youth people nation
With this hands go forward to the front

Baca: Lirik Mars IPNU dan IPPNU

Mars PMII (Versi Bahasa Arab)

MARS PMII BAHASA ARAB

هَهُنَا ذَانَحْنُ اِنْدُوْنِيْسِيَا

فِى وَحْدِالصَّفِّ وَنَفْسِ الْجِهَةْ

دَافَعْنَا الْأُمَةْ نُقِيْمُ الدِّيْنَ

قَبَضْنَا الْأيَادِى ذَهَبْنَاإِلَى الْأَمَامِ

قَدْنَفِذْنَا عَهْدُنَا الْمُظْلِمْ

وَقَدْ اِنْتَهَيْنَا الْأَلَمَالْقَدِيْم

فَازَ بِلَادِيْ صَابَ إِسْلَامِيْ

إِسْتَيْقِظْنَا مِنْ أَرْضِنَا الْخَصْبَةْ

 PMII مَعَكَ

أَىْ حَرَكَتِيْ

أُعْطِيْكَ الْعِلْمَ وَالْخِدْمَةَ

جَاهَدْتُ العَدْلَ وَالْمَعْمُرُوْة

كُلُّهُ لَكَ أَيُّهَابِلَادِيْ

كُلُّهُ لَكَ إِعْتِقَادِيْ

هَهُنَ اذَانَحْنُ إِنْدُنِيْسِيَا

فِى وَحْدِالْجِيْلِ وَنَفْسِ الرُّوْحِ

أَبْنَاءُ الْوَطَانْ كَانُوْ أَحْرَارَ

قَبَضْنَا الْأَيَدِيْ ذَهَبْنَا إِلَى الْأَمَامِ

Baca: Lirik Mahalul Qiyam

Filosofi Mars PMII

Filosofi Mars PMII

Organisasi PMII ini sendiri pertama kali didirikan di kota Surabaya tepatnya pada tanggal 17 April tahun 1960. Pada awal berdirinya organisasi PMII ini adalah beberapa mahasiswa merasa harus berperan aktif dalam kehidupan sosial politik yang ada di Indonesia.

PMII sendiri didirikan oleh kalangan muda NU salah satunya adalah Mahbub Djunaidi dan Subhan ZE. Pada saat itu, beberapa mahasiswa NU ingin sekali mendirikan organisasi mahasiswa yang memiliki ideologi ahlussunnah wal jamaah. Pada saat ricuhnya situasi politik di Indonesia antara tahun 1950-1959.

1. Bait Pertama

“Inilah kami wahai indonesia, satu barisan dan satu cita, pembela bangsa penegak agama  tangan terkepal dan maju kemuka”

Lagu mars khusus PMII ini memiliki beberapa filosofi. Pada lirik pertama yaitu “inilah kami wahai Indonesia” menunjukkan ke seluruh masyarakat bahwa organisasi PMII ini bersungguh-sungguh dalam menjalankan visi serta komitmen yang dijunjung oleh anggota organisasi.

Kemudian lirik “satu barisan dan satu cita” menunjukkan bahwa organisasi ini adalah putra putri bangsa Indonesia yang menegakkan agama. Hal tersebut tertuang dalam visi PMII yaitu visi kebangsaan. Putra putri bangsa mengacu pada semangat sumpah pemuda dan menghargai Pancasila sebagai dasar negara.

Dalam lirik ini, PMII juga sekaligus memperkenalkan diri sebagai salah satu penegak agama. Dalam artian bahwa sebelum mengambil sebuah sikap yang menggunakan Islam di bait selanjutnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa PMIImenghargai eksistensi agama-agama yang ada di Indonesia.

PMII juga menghargai konsep kebangsaan Indonesia serta konsep ketuhanan dalam berbagai agama. PMIIjuga tidak akan menyetujui praktik politik yang mengatasnamakan agama yang mengalahkan konsep kebangsaan dalam ideologi Indonesia.

PMIIjuga memiliki semangat untuk mewujudkan berbagai hal yang dicita-citakan mengenai keagamaan. PMII juga tidak selalu mengklaim dapat menjadi organisasi yang bisa merubah dunia.

2. Bait Dua

“Habislah sudah masa yang suram selesai sudah derita yang lama bangsa yang jaya islam yang benar bangun tersentak dari bumiku subur”

“Denganmu PMII pergerakanku Ilmu dan bakti ku berikan adil dan makmur kuperjuangkan untu mu satu tanah airku untuk mu satu keyakinanku”.

Selanjutnya lirik ini menandakan adanya pembelaan TMII terhadap kaum mustadh’afin yang selalu mendapatkan perlakuan tidak baik oleh penguasa. PMII sendiri memiliki tanggung jawab lebih untuk memberi kapasitas standar bagi anggotanya agar tidak hanya fokus pada perkuliahan saja.

3. Bait Tiga

“Inilah kami wahai indonesia satu angkatan dan satu jiwa putera bangsa bebas merdeka tangan terkepal dan maju kemuka”

Syair selanjutnya ini menunjukkan ke seluruh masyarakat bahwa PMII memiliki komitmen yang kuat dan memiliki keinginan yang sama yaitu dalam konteks memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia yang selama ini diinginkan masyarakat.

Sosok Pencipta Lagu Mars PMII

Sosok Pencipta Lagu Mars PMII

Sosok pencipta mars dari organisasi PMII ini bernama Shaimoery Wignjo Soebroto. Beliau lahir tanggal 1 Agustus 1930 di Tuban, Jawa Timur. Shaimoery ini merupakan anak dari pasangan Boediharjo serta Siti Romlah yang juga berasal dari Tuban, Jawa Timur. Shaimoery menikah dengan Rosma.

Yang merupakan anak dari bapak M. Arif dan ibu Siti Roliyah. Shaimoery menciptakan sebuah mars untuk organisasi PMII ini bersama dengan Mahbub Djunaidi. Kiprah kedua orang tersebut dalam PMII cukup penting. Kedua orang tersebut termasuk dalam generasi pertama sekaligus menjadi perintis PMII.

Saat itu merintis organisasi PMII di Kampus Kerakyatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Beliau aktif menjadi pengurus komisariat Fakultas Sosial Politik UGM dalam kurun waktu 2 tahun yaitu tahun 1962 hingga tahun 1964.

1. Latar Belakang Pendidikan

Shaimoery pernah bersekolah di Hidayat Islamiyah School atau biasa disebut HIS. Sekolah ini dibubarkan pada tahun 1942 tepatnya pada saat Belanda jatuh di tangan Jepang. Akhirnya Shaimoery memasuki kelompok Pemuda Seinandan yang pada saat itu di latih secara militer.

Dan pada saat itu beliau berhasil menjuarai kompetisi yang diselenggarakan pada saat itu. Kemudian beliau ditunjuk untuk menjadi Seinin Gakko.

Pada saat zaman kemerdekaan yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945, beliau ini dikenal sebagai komandan seksi pangkat Letnan II yang berada dalam barisan Hizbullah III, Regimen VI, serta berada dalam Divisi Sunan Ampel Jawa Timur.

Setelah itu mulai pindah divisi menjadi staf Batalyon hingga tahun 1948. Setelah itu beliau melanjutkan sekolah SMA Nasional Jurusan A. Beliau sekolah hingga tahun 1953. Pada saat agresi Belanda yang pertama kalinya, beliau ditugaskan untuk menjadi tentara terdepan di Surabaya.

2. Riwayat Profesi

Shaimoery sebelum menjadi seorang mahasiswa dulunya adalah seorang guru di sebuah SMA Negeri Sungai Penuh pada tahun 1956 sampai 1960. Setelah itu beliau mendirikan sebuah SMA yang bernama SMA Harapan yang ada di Sungai Penuh.

Setelah itu beliau mulai melanjutkan pendidikan lanjut pada Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 1960 sampai 1964. Beliau mengambil perkuliahan di Fakultas Sosial dan Politik dengan jurusan Administrasi Negara.

Setelah itu, Shaimoery mulai mendapat tugas pekerjaan di Kantor Gubernur Sumatera Barat. Setelah pejabat beberapa jabatan hingga menjadi Walikota Sawahlunto, beliau mulai memutuskan untuk pensiun. Meskipun pensiun, Shaimoery tetap aktif sebagai dosen hingga ketua koperasi di Koperasi Wredatama.

Selain itu juga beliau aktif untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial hingga umur terakhirnya. Shaimoery bisa dibilang sebagai seorang aktivis sejati. Karena beliau sering sekali berpartisipasi dalam berbagai macam kegiatan organisasi baik organisasi keagamaan hingga organisasi lainnya.

Shaimoery wafat pada tanggal 18 Februari 2005, tepatnya pada hari Jumat pukul 03.00 WIB saat berada di Rumah Sakit M Jamil, Padang. Beliau dimakamkan pada pemakaman umum Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat. Shaimoery sendiri memiliki 7 orang anak, yaitu 4 orang anak perempuan dan 3 orang anak laki-laki.

3. Pesan Sebelum Shaimoery Wafat

Shaimoery menjadi tokoh yang teladan karena sosoknya yang sangat sederhana dan selalu berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat untuk membantu masyarakat. Berikut beberapa pesan yang disampaikan sebelum beliau wafat pada keluarganya.

  1. Saat mencari rezeki carilah yang wajar saja, jangan pernah termakan barang-barang yang tidak halal. Tetap yakin dengan jalan karena hidup akan selalu tenang meskipun dari segi materiil termasuk dalam kehidupan yang sederhana, akan tetapi tetap memiliki ketenangan.
  2. Warisan dari harta mungkin tidak seberapa bisa diharapkan dan harta tersebut juga akan binasa di dunia yang fana ini, akan tetapi hanya amal ibadah serta amal shaleh yang akan kekal hingga di akhirat nanti.

Dari artikel ini, didapatkan bahwa mars PMII memiliki filosofi yang sangat dalam. Dimana organisasi PMII ini memiliki tujuan untuk mewujudkan cita cita bangsa dengan memperhatikan ajaran agama Islam. Mars dari organisasi ini juga diciptakan oleh orang yang sangat peduli akan masyarakat

Tinggalkan komentar