Mengenal Pesantren Tahfidz Madani Bandung yang Sedang Viral

Belum lama ini, dunia pesantren gempar dengan kasus yang terjadi di Pesantren Tahfidz Madani Bandung. Sosok guru dan pengasuhnya yang berinisial HW alias Herry Wirawan menjadi perhatian publik.

Sosok yang satu ini ketahuan melakukan tindakan asusila terhadap murid-muridnya yang berjumlah 12 santri. Bahkan, dari perilaku bejatnya, korban-korbannya telah melahirkan 9 orang bayi melahirkan. 

Tentu saja, sebagian dari Anda penasaran bukan dengan pesantren yang Herry kelola ini? Berdasarkan data yang didapat, tim Pesantrenterbaik akan membagikan informasi seputar Pesantren Tahfidz Madani yang ada di Bandung ini.

Pesantren Tahfidz Madani Bandung

Nama sebenarnya dari pesantren ini adalah Pondok Pesantren Manarul Huda Antapani yang kemudian disingkat menjadi Madani. 

Berdiri sejak 2016, pesantren ini menggratiskan santri perempuan yang ingin mondok. Tanpa mengeluarkan biaya, santri-santri bisa mendapatkan fasilitas sarana dan prasarana yang cukup memadai. 

Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa foto yang diunggah oleh situs yang kami duga sebagai situs resmi pesantren ini. Berikut ini beberapa fotonya:

Alamat Pesantren Tahfidz Madani Bandung

Berdasarkan info yang kami dapatkan, lokasi dari pesantren ini ada di Jalan Parakan Saat Antapani Kota Bandung. Lokasinya berada di wilayah Kota Bandung bagian timur.

Adapun mengenai alamat emailnya, yang tercantum adalah [email protected]

Namun kami tak menjamin Anda akan mendapatkan balasan jika mengirim pesan melalui alamat email tersebut. Apalagi, andaikata email tersebut berada dalam pengelolaan HW langsung yang saat ini sedang berurusan dengan pihak kepolisian.

Pengurus Yayasan Madani Bandung

Dalam gambar yang kami dapat, Yayasan Madani sebagai penaung pesantren yang saat ini sedang viral didirikan oleh 5 orang dengan rincian 3 laki-laki dan 2 perempuan. 

Sedangkan dalam kepengurusan, HW bertindak sebagai ketua umum. Tentu saja, perilaku HW tidak serta merta membuat publik bisa menghakimi pengurus yayasan lain berlaku sama. Cukup saja kita mengalamatkan hal-hal buruk kepada HW karena ia sudah terbukti memang melakukan kesalahan.

Kesimpulan

Di tengah viralnya kasus HW, mau tak mau memang citra pesantren terangkat dan nampaknya ada pengaruh buruk. 

Namun, sebagai muslim, kita harus berlaku adil. Bagaimanapun, HW adalah oknum. Ia hanya 1 dari ribuan atau bahkan jutaan guru atau pengasuh pesantren lain yang ada di Indonesia. Dan, tentu saja jauh lebih banyak lagi diantara mereka yang menjadi sosok baik serta teladan bagi santri serta santriwatinya.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya kasus ini tidak membuat kita menganggap semua pesantren sama. Masih banyak pesantren bagus yang ada di Indonesia. Kuncinya adalah selektif dan menimbang dengan baik.

Salah satu caranya, Anda bisa mencari informasi yang lengkap seputar pesantren-pesantren terbaik yang ada di Indonesia melalui situs kami. Selain pesantren yang ada di Bandung, ada juga bisa menemukan info seputar pesantren yang ada di belahan wilayah Indonesia lain.

Nah, semoga informasi seputar pesantren tahfidz madani Bandung ini menghapus rasa kepenasaran Anda namun tak membuat Anda antipati dengan pesantren.

Tinggalkan komentar