(REVIEW) Pondok Pesantren Daarut Tauhid

ADVERTISEMENT
X CLOSE
X CLOSE
Advertisements

Anda sedang mencari informasi seputar Pondok Pesantren Daarut Tauhid? Jika iya Anda datang ke tempat yang tepat. Kami telah mengumpulkan berbagai data mengenai Ponpes Daarut Tauhid. Semoga bermanfaat ya!

Sekilas Pesantren Daarut Tauhid

Pondok Pesantren Daarut Tauhiid merupakan sebuah pesantren yang telah dirintis sejak akhir tahun 1980-an. Pesantren ini didirikan dengan latar belakang yang cukup unik, yaitu dengan diawali oleh pengembangan aktivitas pengajian yang diiringi dengan kegiatan wirausaha oleh para penggerak pengajian tersebut. Pengajian tersebut berawal pada tahun 1987 ketika seorang pemuda bernama Abdullah Gymnastiar merintis usaha wirausaha dalam wadah KMIW (Kelompok Mahasiswa Islam Wirausaha) yang dengan sebagian hasil usahanya digunakan untuk menopang kegiatan pengajian rutin yang dipimpinnya.

Pada awal aktivitasnya pengajian yang dilaksanakan masih bersifat sederhana seperti berbagi pengetahuan tentang hadist ataupun kajian-kajian yang masih bersifat sederhana. KMIW dalam menjalankan aktivitas wirausahanya menitikberatkan pada usaha penjualan barang-barang hasil percetakan atau sablon seperti kalender. 

Keberhasilan KMIW yang mampu berkembang secara cepat mendorong Aa Gym untuk mengembangkan dakwahnya secara lebih profesional dengan langkah mendirikan sebuah yayasan sebagai kelanjutan dari KMIW yakni Yayasan Daarut Tauhiid. Pada tahun 1990 berdirilah Yayasan Daarut Tauhiid sebagai lembaga yang menggantikan KMIW. 

Biografi Pendiri

Aa Gym lahir di Bandung, 29 Januari 1962. Ia adalah anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Engkus Kuswara dan Yeti Rohayati. Aa Gym menikah dengan Ninih Muthmainnah Muhsin dan dikaruniai enam orang anak. Sejak kecil Aa Gym dididik dalam lingkungan militer. Ayahnya seorang perwira angkatan darat dengan pangkat terakhir letnan kolonel. Tak hanya sikap disiplin dalam urusan umum dalam beribadah juga diterapkannya.

Masa pendidikannya dihabiskan di kota kelahirannya. Dari sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi ia selesaiakan di Bandung, Jawa Barat. Pada tahun 1987, saat usia 25 tahun, Aa Gym bersama mahasiswa lainya mulai merintis usaha kecil-kecilan. Ia mulai membuat stiker, kaus, gantungan kunci dengan slogan-slogan agama.

Di tengah kesibukan berdagang, Aa Gym sering mengalami kegelisahan hati. Ia mulai belajar agama secara khusus kepada KH. Khoer Affandi, seorang ulama tassawuf pemimpin Ponpes Miftakhul Huda – Tasikmalaya dan KH. Moh Tasdiqin – pengasuh pondok pesantren Kalangsari, Cijulang, Ciamis Selatan, kakek dari istrinya.

Kerja keras dan belajar yang tekun, Aa Gym berujung manis. Pada tahun 1990, ia mendirikan Yayasan Daarut Tauhiid di Bandung. Dengan yayasan ini Aa Gym bisa leluasa untuk mengembangkan potensi, kiprah, dan usahnya lebih luas lagi. Ia memulai serius bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Selain pesantren, yayasan ini juga mendirikan pendidikan lainnya, ada  TK, TPA, dan SMK Daarut Tauhid.

Visi Pesantren

Dalam pelaksanaan pendidikannya, pesantren yang berpusat di Bandung ini memiliki visi: “Menjadi lembaga pendidikan formal yang profesional dalam mewujudkan generasi ahli dzikir, fikir dan ikhtiar yang berlandaskan Tauhiid.” Untuk mewujudkan visi tersebut, maka disusunlah beberapa misi pendidikan berupa:

  • Menyelenggarakan pendidikan Islam terpadu yang menyatukan kurikulum nasional dan kurikulum khas pesantren DT di setiap jenjang pendidikan.
  • Merumuskan dan mengembangkan sikap pendidik dan peserta didik untuk lebih mengenal, menghayati dan menerapkan akhlakul karimah (karakter BAKU) dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mendorong semua sekolah agar berfikir ilmiah, kreatif dan eksploratif.

Kurikulum Pesantren

Saat ini Pondok Pesantren Daarut Tauhid memiliki beberapa unit pendidikan formal. Unit pendidikan tersebut antara lain:

  • Play Group (PG) dan Taman Kanak-kanak (TK)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Sekolah Menengah Pertama Boarding School (SMP DTBS)
  • Sekolah Menengah Kejuruan Boarding School (SMK DTBS)
  • Sekolah Menengah Atas Boarding School (SMA DTBS)
  • Sekolah Menengah Pertama dan Atas (SMP dan SMA) Adzkia Boarding School

Nah secara umum, kurikulum di pesantren yang bercorak modern ini mengoptimalkan multi kecerdasan dalam proses pembelajaran untuk memfasilitasi setiap santri agar dapat berkembang sesuai dengan kemampuan dan kecerdasan masing-masing. Metode tersebut dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah SWT dengan cara memadukan kurikulum Nasional dengan Kurikulum Khas Pesantren Daarut Tauhiid.

Dengan penggunaan kurikulum tersebut, para santri akan mempelajari ilmu keduniaan seperti:

  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Matematika
  • Ilmu Pengetahuan Alam
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Pendidikan Seni Budaya
  • Penjaskes
  • Prakarya

Dan juga ilmu keagamaan berupa:

  • Bahasa Arab
  • Pendidikan Agama Islam
  • Aqidah
  • Akhlak
  • Fiqih
  • Tauhiid
  • Al-Qur’an (Tajwid, Tahsin)
  • Hadits
  • Tafsir
  • Tarikh

Kemudian para santri juga akan dibimbing dengan berbagai program peningkatan keshalehan individu. Program-program tersebut berupa:

  • Kegiatan Shalat Berjamaah
  • Istiqamah Amalan Sunnah
  • Tahsinul Qur’an
  • Tahfidzul Qur’an
  • Mentoring
  • Mabina
  • Implementasi Nilai-nilai MQ

Tak ketinggalan terdapat juga beberapa kegiatan ekstrakulikuler seperti:

  • Seni Baca Quran (SBQ)
  • Photography
  • Seni Lukis
  • Kaligrafi
  • Pasus (Paskibra)
  • Renang
  • Pramuka
  • Futsal
  • Badminton
  • Pecinta Lingkungan Sekolah
  • Kelompok Kesehatan Remaja (KKR)
  • Tata Boga
  • Angklung
  • Sains Club
  • Math Club
  • Dll

Kehidupan Santri

Secara garis besar, kehidupan santri di Pesantren Daarut Tauhid dapat digambarkan dengan jadwal kegiatan di bawah ini:

03.30-04.30 Bangun tidur, tahajud, sahur, tilawah
04.30-05.00 Shalat subuh
05.00-06.00 Hafalan Quran
06.00-07.15 Sarapan, mandi, BRTT
07.15-07.50 Apel pagi, upacara
07.50-11.30 KBM
11.30-13.00 Ishoma
13.00-14.45 Eskul
14.45-15.30 Shalat Ashar
15.30-17.00 Setoran hafalan
17.00-18.00 Mandi, makan sore
18.00-19.00 Shalat Maghrib, halaqoh
19.00-19.30 Shalat Isya
19.30-21.00 Setoran Hafalan Quran dan Belajar
21.00-21.30 Persiapan tidur
21.30-03.30 Tidur

Cukup padat bukan?

Biaya Pendidikan

Berdasarkan informasi terakhir yang kami dapatkan, untuk biaya pendidikan di Pesantren Daarut Tauhid pada TA 2021/2022 sebesar:

Jenjang PendidikanBiaya MasukBiaya Bulanan
SD Daarut TauhiidRp12.050.000Rp955.000
SMP Putra Daarut TauhiidRp38.180.000Rp3.500.000
SMP Putri Daarut TauhiidRp38.180.000Rp3.500.000
SMP DTBS Batam Rp23.000.000Rp1.660.000
SMA Putra Daarut Tauhiid (Program 4 Tahun)Rp40.000.000Rp3.400.000
SMA Putra Daarut Tauhiid (Program 3 Tahun)Rp35.500.000Rp3.400.000
SMA Putri Daarut TauhiidRp35.500.000Rp3.400.000
SMK Daarut Tauhiid Akuntansi Rp32.750.000Rp3.400.000
SMK Daarut Tauhiid TKJRp35.500.000Rp3.400.000
SMK Daarut Tauhiid PSPTRp33.300.000Rp3.400.000

Begitulah sekelumit profil tentang Pondok Pesantren Daarut Tauhid. Semoga bermanfaat ya!

Alamat Pusat: Jl. Gegerkalong Girang Komp. Setiabudi No.Kav.25-26, Isola, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154

Website resmi: https://www.daaruttauhiid.org/

Baca juga:

Daftar 500+ Pesantren Terbaik di Indonesia Lengkap

(REVIEW) 9 Pondok Pesantren Terbaik di Bandung (2021)

(REVIEW) 5 Pondok Pesantren Tahfidz di Bandung (2021)

Tinggalkan komentar