50 Kata Motivasi Anak Pesantren, 99% Tambah Semangat!

ADVERTISEMENT
X CLOSE
X CLOSE
Advertisements

Kata motivasi anak pesantren dapat membuat hidup sebagai seorang santri lebih mantap dalam menghadapi berbagai rintangan yang silih berganti. Terkadang rintangan tersebut menjadikan semangat dalam jiwa menjadi mati.

Tentu hal ini sangatlah berbahaya. Salah satu cara untuk kembali mengobarkan semangat adalah dengan kata motivasi. Karenanya di artikel ini kami akan menyajikan beberapa kata motivasi anak pesantren bagi para santri.

Kata-Kata Motivasi Anak Pesantren

Semoga dengan membaca kata-kata motivasi ini, semangat Anda dalam menuntut ilmu di pesantren kembali berkobar di dalam jiwa.

1. Ketika kamu memandang ke arah belakang, ketahuilah sesungguhnya kamu sudah tertinggal dengan manusia yang tengah merangkak ke arah depan. Ketahuliah bahwa masa lampau adalah guru kehidupan bagi kamu dalam memandang dan merancang masa depan.

2. Duhai diri, sabarlah dan jangan bergejolak. Karena apapun yang terjadi di dunia ini merupakan kehendak Allah Yang Maha Kuasa.

3. Jadi santri, jangan jadi sosok yang individualis, sebab kamu dididik untuk bersama dan religius.

4. Jika kamu memiliki kawan senampan, ketahuilah bahwa dia adalah kawan yang lebih asyik dibandingkan siapapun yang mentraktir kamu makan makanan mewah di restoran.

5. Siapa saja yang memiliki niat kuat dalam belajar, belajar tentang apapun akan menjadi pelajaran. Tapi siapapun yang tidak memiliki niat dalam belajar, maka ketika belajar apapun tidak akan mendapatkan pelajaran.

6. Tak perlu ada yang mengajari kepada santri arti kebersamaan, sebab kebersamaan sudah tertancap dan terlaksanan dalam keseharian.

7. Santri itu bukan hanya yang mukim di pondok saja, namun siapa saja yang memiliki ahlak seperti santri dialah santri.

8. Lulusan pondok itu tidak hanya mampu menjadi guru ngaji ataupun abah yai! Tapi, dapat pula menjelma menjadi kaum berdasi dan pengusaha yang berdikari.

9. Hilang sandal di masjid hanyalah permasalahan kecil, permasalahan yang sangat besar adalah di saat sandal kita tidak pernah berada di masjid.

10. Menuntut ilmu itu memang capek dan sangat lelah, namun lebih capek lagi jika kamu sekarang enggan belajar yang nantinya akan terjerumus pada kebodohan.

11. Ketika kamu belajar memberi, kamu akan belajar mengenai ketulusan, dan saat kamu gagal dalam belajar, maka sejatinya kamu sedang belajar kesabaran.

12. Belajarlah dari setiap alur kehidupan. Berikhtiyarlah demi masa depan. Berdo’a kepada Allah Zat Maha menentukan.

13. Sukses hakiki dalam hidup itu jika kehadiran kamu dapat menebar kebaikan kepada banyak orang, bukannya malah terus menerus egois dan individualis memikirkan tujuan diri sendiri.

14. Ketika kamu merasa memiliki beban yang berat. Bersandarlah kepada Zat yang Maha Memberi Rahmat. Segerakanlah mendirikan sholat agar kamu dapat kembali bersemangat.

15. Bersegeralah dalam melaksanakan rencana keberhasilanmu di hari ini, jangan sering menunda, jangan buang waktu, karena waktu tidak bisa kembali.

16. Ada tiga jenis manusia yang tidak akan dilawan siapapun kecuali oleh orang yang hina dan gila, yaitu orang yang berilmu dan mengamalkan seluruh ilmunya, orang cerdas cendikia dan imam yang memiliki sifat adil.

17. Selama Aku masih melihat zaidun, aku akan terus mengaji.

18. Kehidupan adalah perjuangan, perjuangan adalah peperangan, yaitu peperangan melawan kebodohan dalam raga.

19. Ketahuliah bahawa Allah tidak akan pernah abai dan lalai dengan seluruh semangatmu, usahamu, harapanmu, dan semua doa-doamu.”

20. Apapun latar belakangmu sebelum ke pondok, miskin ataupun kaya akan tetap sarungan dan belajar bersama.

21. Jika ingin mendapatkan sesuatu, belajarlah dengan memberi kepada orang lain terlebih dahulu. Dan bila ingin kebahagiaan, berikanlah kebahagian terhadap sesame ciptaan Tuhan.

22. Ketahuilah bahwa masa lalu adalah guru terbaik bagi kamu untuk menatap dan merancang masa depan.

23. Jika cinta kepada ilmu itu seperti Ulum Al-Qur’an, maka keabadian cinta kepada ilmu tak kan lekang oleh waktu dan tak kan berubah sedikit pun oleh perubahan zaman, layaknya keontektikan dan keabadian isi Al-Qur’an.

24. Sukses akan mustahil datang bagi siapapun yang hanya diam menunggu tanpa berbuat apa-apa, tapi sukses itu akan menghampiri bagir mereka yang selalu semangat dan berusaha untuk wujudkan mimpinya.

25. Bahagia itu bukan milik orang yang hebat dalam segalanya, namun bahagia itu miliki dia yang mampu temukan hal sederhana dalam hidupnya dan tetap bersyukur.

26. Jika tanganmu pendek untuk membalas kebaikan seseorang, maka panjangkanlah lisanmu untuk senantiasa mendoakannya dimanapun.

27. Jangalah kamu menyesali nasib. Karena menyesali nasib tidak akan dapat mengubah keadaan. Teruslah belajar, berkarya dan bekerjalah yang membuat kamu berharga.

28. Seseorang yang sudah belajar ilmu agama, harus berbuat adil dalam pikirannya.

29. Diamlah ketika kamu sedang bekerja keras, biarkan hasil dan kesuksesanmu yang bicara.

30. Carilah sahabat yang dapat membuatmu semangat dalam belajar. Dan jangan mencari sahabat yang membuatmu lalai dari indahnya belajar.

31. Orang yang bodoh mengira tempat ibadahnya hanya sebesar sajadah.

32. Jika kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu harus siap dan kuat menanggung kebodohan.

34. Kamu tidak bisa dicap sebagai orang yang kalah sampai kamu benar-benar menyerah.

36. Tidak perlu bingung besok akan menjadi apa, yang penting hari ini kamu harusbelajar yang giat.

37. Jadilah muslim terbaik, yaitu dengan menebar ilmu yang bermanfaat untuk sesama.

38. Dunia itu bukan tempat untuk nongkrong dan bersenda gurau bagi seorang muslim, melainkan tempat untuk belajar mempelajari ilmu-ilmu Allah.

39. Hadapilah segala bentuk rintangan dan tantangan dalam yang menghadang dalam menuntut ilmu dengan sikap ikhlas dan sabar, niscaya kamu akan bisa melewatinya dengan mudah.

40. Kesuksesan mustahil datang bagi siapapun yang hanya menunggu tak melakukan usaha, tapi kesuksesan itu bagi siapapun yang tak pernah lelah berusaha mewujudkan mimpinya.

41. Jika kamu tak tahan dengan lelahnya belajar, maka gantilah pakaianmu dengan kain kafan.

42. Bukan seberapa banyak ilmu yang kamu dapatkan, tapi seberapa banyak ilmu yang sudah kamu amalkan dan berguna bagi kehidupan.

43. Kehidupan seorang santri itu adalah belajar, tanpa belajar seorang santri bagaikan pahpir tanpa tembakau.

44. Janganlah terpaku dengan hasil dalam setiap proses pembelajaran, selagi kamu sudah berusaha maksimal maka itupun cukup.

45. Jika kamu merasa lelah dalam belajar, ingatlah orang tuamu tidak pernah lelah dalam mencari nafkah.

46. Jadi santri tidak mesti menjadi guru atau kyai, yang penting kamu harus menjadi orang yang berguna di masyarakat nanti.

47. Allah tidak akan melihat hasil belajarmu, tapi Allah akan melihat seberapa giat dan tekunmu dalam belajar.

48. Dekatilah teman yang membuatmu semangat dalam belajar, dan jangan dekati teman yang gemar membuatmu terjerumus ke lubang kelalaian.

49. Apapun masalah dan tantangan yang kamu hadapi, hadapilah dengan tulus dan senyuman.

50. Apabila kamu punya masalah dalam belajar, curhatlah kepada Allah dan Kyaimu.

Bagaimana semangatmu sudah kembali berkobar setelah membaca kata motivasi anak pesantren? Mudah-mudahan begitu ya!

Baca Juga:

Kata-Kata Kangen Pondok Pesantren

Kata Kata Rindu Anak di Pesantren

Kata-Kata Open Donasi

Tinggalkan komentar