100+ Pesantren Terbaik di Jawa Tengah

ADVERTISEMENT
X CLOSE
X CLOSE
Advertisements

Sudah tidak bisa diragukan lagi, Daerah Jawa Tengah menjadi salah satu titik sebar dakwah islam di Indonesia khususnya Pulau Jawa, selain tentu Jawa Timur. Karena itu tak heran jika Jawa Tengah memiliki banyak pesantren yang bagus dan keren. Karena itu di artikel ini kami telah mengumpulkan lebih dari 100 referensi pesantren terbaik di Jawa Tengah.

Semoga bermanfaat ya!

Pondok Pesantren Yanbaul Qur’an Kudus

Kredit Foto: Abdul Basith Nahrawi

Pesantren terbaik di Jawa Tengah pertama yang akan kami bahas adalah Ponpes Yanbaul Qur’an. Berdiri pada tahun 1970, pesantren ini telah menjelma menjadi Pesantren Qur’an yang paling masyhur di Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran pendirinya yaitu K.H. Arwani Amin Said. Beliau adalah seorang ulama besar yang sangat dikenal keilmuannya, terutama dalam bidang al-Qur’an dan Thariqah.

Kini Yanbaul Qur’an berada di bawah Yayasan Arwaniyah, yang mana Arwaniyah ini memiliki memiliki beberapa cabang, di antaranya adalah Mahad Ulumus Syariyyah Yanbuul Quran (MUSYQ), Pondok Tahfidz Yanbuul Quran (PTYQ) Remaja/Bejen, PTYQ Anak-anak/Krandon, PTYQ Menawan, hingga adanya cabang di luar kota dan di luar pulau Jawa.

Salah satu program yang ada di pesantren ini adalah pendidikan MTS dan MA. Yang mana target utama pembelajarannya adalah Menghafal 30 juz Al Quran, menguasai bahasa Arab sekaligus bahasa Inggris, serta menguasai ilmu sains. Adapun kurikulum yang digunakannya adalah Kurikulum Kementerian Agama, dengan bahasa keseharian menggunakan bahasa Arab dan Inggris. 

Kemudian untuk memastikan setiap santri hafalannya bertambah setiap hari, kenaikan kelasnya menggunakan syarat minimal hafal 5 juz. Misalnya bila ada santri yang nilainya bagus tapi dia tidak mencapai target hafalan, maka tidak akan naik kelas.

Website resmi: https://yanbumenawan.sch.id/

Pondok Pesantren Al Irsyad Semarang

Kredit Foto: Abu Layla Supry

Berikutnya adalah Ponpes Al Irsyad Semarang. Al Irsyad adalah salah satu wadah pendidikan Islam yang menggabungkan ilmu-ilmu ke-Islaman dengan ilmu-ilmu umum dalam rangka mencetak generasi Islam yang kokoh dan tanggap terhadap perubahan zaman.

Dalam menjalankan pendidikannya, pesantren yang terletak di lereng Gunung Merbabu ini memiliki visi: “Diakui sebagai salah satu Pondok Pesantren Islam terbaik di wilayah Nusantara maupun Mancanegara yang bermanhaj Salaful Ummah (Ahlus Sunnah Wal Jama’ah).” 

Pendidikannya menerapkan kurikulum kombinasi antara kurikulum Nasional dan kurikulum Lokal. Selain itu pesantren ini kini telah mendapatkan akreditasi muadalah atau persamaan dari Universitas Islam Madinah di samping mendapat pengakuan dari pemerintah, baik Kemendikbud RI maupun Kemenag RI. Karenanya lulusan dari Al Irsyad memiliki peluang besar untuk melanjutkan studi di Madinah.

Saat ini Ponpes Al Irsyad menyelenggarakan pendidikan kepesantrenan sekaligus pendidikan formal jenjang;

  • SDITQ (Sekolah Dasar Islam Tahfidzul Qur’an)
  • MTW (Mutawasithoh)/Setingkat SMP
  • IM (I’dad Muallimin)/Setingkat SMA
  • IL (I’dad Lughowi)

Website resmi: https://pesantrenalirsyad.org/

Perguruan Islam Mathaliul Falah Pati

Kredit Foto: Faizin El-Handik

Selanjutnya adalah Perguruan Islam Mathaliul Falah Pati. Perguruan yang biasa disebut mathole ini didirikan oleh KH. Abdussalam pada tahun 1912, dengan tujuan untuk mendidik dan mempersiapkan kader-kader bangsa sebagai insan yang memahami agama secara mendalam (tafaqquh fi al-din) baik secara teori maupun praktek, sehingga bisa berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (sholih) dalam semangat ketuhanan yang luhur dan terpuji (akrom).

Mengenai kurikulumnya, Mathaliul Falah menerapkan kurikulum yang khas dan unik berbasis kemandirian pesantren. Prosentase perbandingan antara materi agama dan umum adalah 70% dibanding 30%. Kemudian sebagai salah satu Satuan Pendidikan Mu’adalah di Indonesia, Mathali’ul Falah mempunyai status “kesetaraan” pendidikan pondok pesantren dengan lembaga pendidikan formal.

Bahkan kemudian Satuan Pendidikan Muadalah dalam UU Pesantren diakui sebagai lembaga pendidikan formal di bawah naungan pendidikan pondok pesantren. Sehingga lulusan Mathali’ul Falah dapat melanjutkan pendidikan ke Jenjang Perguruan Tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

Kini Perguruan Islam Mathaliul Falah menyelenggarakan pendidikan kepesantrenan dan Muadalah jenjang:

  • Madrasah Ibtidaiyah
  • Diniyah Ula (Persiapan MTS)
  • Madrasah Tsanawiyah
  • Diniyah Wustha (Persiapan MA)
  • Madrasah Aliyah

Website resmi: https://pim.sch.id/

Pondok Pesantren Modern Selamat Kendal

Kredit Foto: Trestan Ferrero

Berikutnya adalah Ponpes Modern Selamat Kendal. Pesantren ini berdiri sejak tahun 1992. Pendirinya adalah H. Slamet Soemadyo. Pondok ini berbasis lembaga pendidikan formal disertai pendidikan agama dengan salah satu tujuan yaitu membentuk anak didik yang berakhlakul karimah yang dapat hidup di tengah laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Landasan prinsip kegiatan pesantren berkiblat pada Alquran dan Hadis. Lalu dari segi pembelajaran umum, pesantren ini mengacu pada Kurikulum Kedinasan dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam membentuk manusia seutuhnya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang tidak terdapat kepentingan suatu golongan.

Kemudian ada banyak ekstrakulikuler yang tentunya asyik dan positif untuk mengisi waktu luang para santri dan santriwati. Antara lain ada Rebana, Seni Baca Al-Quran, Muhadharah, Pramuka, PMR, Paskibra, Provos, Jurnalistik, Seni Tari, Seni Kriya, Kaligrafi, Seni Musik, Komputer, Teater, Pencak Silat, Karate, Tae Kwon Do, Karya Ilmiah Remaja, Sepakbola, Basket, Voli, dan Futsal.

Saat ini pesantren ini menyelenggarakan unit pendidikan formal berupa SMP PMS, SMP Unggulan PMS, SMA PMS, dan SMA Unggulan PMS.

Website resmi: https://pondokmodernselamatkendal.ponpes.id/

Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Sukoharjo

Kredit Foto: Pondok Pesantren Modern Islam Assalam

Selanjutnya adalah Ponpes Modern Islam Assalam. Pesantren yang bercorak modern ini didirikan oleh Abdullah Marzuki dan Siti Aminah Abdullah pada tanggal 7 Agustus 1982 M. Dalam menjalankan pendidikannya, PPMI ini berpedoman pada visinya yaitu: “Terwujudnya insan yang memiliki keseimbangan Spiritual, Intelektual, dan Moral menuju generasi ulul albab yang berkomitmen tinggi terhadap kemaslahatan Umat dengan berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah.”

Mengenai kurikulumnya, pesantren ini menerapkan kurikulum nasional k-13 (umum) dan dan kurikulum kepondokan (ulum syar’iyyah seperti ulumul qur’an, hadist dan ulumul hadist, fiqh dan ushul fiqh, dan lain-lain) dan semua jenjang pendidikan yang ada di PPMI Assalam (MTs, MA, SMA, dan SMK) dilatih untuk bisa berbahasa asing bilingual arab dan inggris.

Salah satu keunikan dari pesantren ini adalah adanya satu ekstrakulikuler yang bisa dibilang cukup langka, yaitu observatori astronomi. Yang mana kegiatan ekstrakulikuler ini secara khusus dibentuk untuk mewadahi para santri yang senang mempelajari dunia perbintangan dan juga ilmu falak.

Selain itu tentu masih banyak sekali ekstrakulikulernya seperti muhadharah, pramuka, catur, karate, taekwondo, basket, tapak suci, futsal, menjahit, nasyid, kaligrafi, memasak, jurnalistik, dll.

Website resmi: https://assalaam.or.id/

Pondok Pesantren Darussalam Brebes

Kredit Foto: Fuad Bashory

Berikutnya adalah Ponpes Darussalam Brebes. Pesantren ini didirikan pada 1988 oleh Syaikh Sholeh Muhammad Basalamah. Kemudian secara umum bisa dikatakan pesantren ini masih murni bercorak salaf.

Darussalam mendidik para santrinya dengan cara menerapkan tarbiyyatussalaf, yang dikolaborasiakan dengan kurikulum yang diadopsi dari pembelajaran di Timur Tengah. Dan seperti kebanyakan pesantren salaf yang lain, pesantren ini juga tidak menyertakan pendidikan formal.

Jenjang pendidikan yang ada di pesantren ini dimulai dari i’dadi, ibtida, tsanawiy, kemudian aliyah. Untuk kegiatan sehari-hari, santri wajib bangun  dimulai dari jam 03.30 untuk melaksanakan shalat Tahajjud bersama, dilanjutkan dengan shalat Shubuh berjamaah dan membaca awrad (wirid-wirid) setelah melaksanakan shalat. Kemudian dari pagi hingga malam, santri akan full belajar.

Namun untuk menyelingi kepenatan belajar, para santri diberikan waktu berolah raga setelah mereka melaksanakan sholat Ashar berjamaah dan pembacaan surat al-Waqi’ah.

Terdapat juga program mingguan, misalnya pada malam Rabu para santri dikumpulkan untuk mendengar taui’yah atau sejenis diklat dari pengasuh pondok. Kemudian pada malam Kamis para santri melakukan tamrinan khitobah (latihan khutbah/pidato).

Website resmi: http://ponpesdarussalamjatibarang.blogspot.com/

Pondok Pesantren Al Anwar Sarang Rembang

Kredit Foto: Faiq Nabil

Selanjutnya adalah Ponpes Al Anwar. Pesantren yang cukup fenomenal ini di masyarakat lebih dikenal dengan sebutan Pesantren Sarang. Adapun pendiri dari pesantren ini bukanlah ulama biasa, melainkan seorang ulama yang sangat kharismatik dan disegani di Indonesia yaitu Al Maghfurlah Mbah Moen. Kala itu, di tahun 1968 KH Maimoen Zubair pertama kali mendirikan mushola Al Anwar di kediamannya.

Sebelumnya tempat itu dinamakan Pondok Haji Maimoen (Pohama) dan berganti nama menjadi Pesantren Al Anwar di tahun 1969. Dari tahun ke tahun pesantren terus berkembang. Hingga yang semula hanya 200 santri di tahun 1980, kini berjumlah lebih dari 4000-an santri.

Saat ini Pondok Al Anwar telah membuka cabang dari Pesantren Al Anwar I, Al Anwar II, Al Anwar III hingga sekarang sedang mengembangkan Al Anwar IV. Di mana Al Anwar I lebih dikenal sebagai pesantren yang kental dengan salafiyahnya, sedangkan Al Anwar II terkenal dengan pendidikan formal. 

Sementara Al Anwar III dikenal sebagai lembaga pendidikan tinggi yang dikenal dengan sebutan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar dengan beragam jurusan. Dan Al Anwar IV lebih fokus kepada pendidikan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.

Pesantren Al Anwar adalah salah satu pesantren besar yang masih mempertahankan kesalafannya (tradisi) di tengah maraknya modernisasi pesantren.

Adapun jenis-jenis institusi pendidikan pesantren Al Anwar antara lain: Muhadhoroh yang terdiri dari tingkatan I’daiyyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Waktu penyelenggaraan dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, dengan memakai kurikulum sendiri yang mengadaptasi dari Universitas Al-Azhar, Mesir.

Ada Juga Ma,had Aly, Ma’had Ghozaliyah Syafiiyah, dan Pendidikan Formal Madrasah Al Anwar

Website resmi: https://www.ppalanwar.com/

Nah itulah ulasan kami mengenai beberapa pesantren terbaik di Jawa Tengah. Jika Anda ingin tau lebih banyak mengenai pesantren terbaik dan terbesar yang ada di Jawa barat bisa klik tulisan kami yang ada di bawah ini:

(REVIEW) 7 Pesantren Terbaik di Magelang (2021)

Rekomendasi 7 Pondok Pesantren di Semarang Paling Bagus (2021)

(REVIEW) 7 Pesantren di Solo Paling Recommended (2021)

Rekomendasi 7 Pesantren di Banyumas (2021)

Rekomendasi 7 Pondok Pesantren Terbaik di Pati (2021)

Rekomendasi 7 Pondok Pesantren di Cilacap (2021)

(REVIEW) Rekomendasi 7 Pesantren di Demak (2021)

(REVIEW) 7 Pondok Pesantren Terbaik di Brebes 2021

(REVIEW) 7 Pesantren Terbaik di Tegal (2021)

(REVIEW) 7 Pondok Pesantren Terbaik di Grobogan (2021)

(REVIEW) 9 Pondok Pesantren di Kebumen Paling Bagus (2021)

Rekomendasi 9 Pondok Pesantren di Kudus (2021)

(REVIEW) 7 Pesantren Terbaik di Kendal (2021)

(REVIEW) 7 Pesantren Terbaik di Purworejo (2021)

Rekomendasi 7 Pondok Pesantren di Salatiga (2021)

(REVIEW) 9 Pesantren Terbaik di Purbalingga (2021)

(REVIEW) 7 Pesantren di Pekalongan Paling Bagus (2021)

Penutup

Bagaimana sudah jelas mengenai Pesantren Terbaik di Jawa Tengah? Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam mencari pendidikan yang terbaik untuk buah hati Anda ya!

Tinggalkan komentar