(REVIEW) 7 Pesantren Terbaik di Magelang (2022)

Anda sedang mencari pondok pesantren terbaik di Magelang? Beruntung sekali jika mampir di artikel ini. Kami akan menjawab pencarian Anda.

Perlu Anda ketahui, saat ini berdasarkan bank data pesantren yang terdapat di situs resmi Kementerian Agama, di Magelang terdapat sekitar 294 Pondok Pesantren. Adapun total santrinya berjumlah kurang lebih 39.443. Jumlah tersebut terbagi menjadi 30.091 santri mukim, dan 9.352 santri non mukim alias ngalong.

Pondok Pesantren Pabelan

Kredit Foto: Ruliskas Kasih

Pesantren pertama yang akan kami bahas adalah Ponpes Pabelan. Pesantren ini merupakan pesantren yang telah mengalami sejarah panjang dan saat ini merupakan kebangkitan yang ketiga. Cikal bakal Pondok Pesantren Pabelan dimulai pada tahun 1800-an, ditandai dengan kegiatan mengaji yang dirintis oleh Kiai Raden Muhammad Ali.

Tapi kemudian terhenti setelah terjadi Perang Diponegoro (1825-1830) hingga waktu yang panjang. Kemudian, pada tahun 1900-an Pondok Pabelan ini bangkit kembali di bawah asuhan Kiai Anwar dan dilanjutkan oleh Kiai Anshor.

Namun kemudian Pondok Pabelan kembali mengalami kevakuman. Akhirnya, pada tanggal 28 Agustus 1965, salah seorang keturunan perintis Pondok Pabelan, Hamam Dja’far, mendirikan kembali Pondok Pabelan dengan sistem dan kurikulum yang lebih modern, diberi nama “Balai Pendidikan Pondok Pesantren Pabelan.”

Pesantren ini menyelenggarakan pendidikan untuk santri putra dan putri selama 6 tahun bagi lulusan SD/MI, dan selama 4 tahun bagi lulusan SMP/MTS. Pendidikan formal yang digunakan adalah Kulliyatul Mu’allimien al-Islamiyah (KMI), yang sudah disetarakan dengan SMA berdasarkan SK Mendiknas.

Selain itu, para santri akan secara otomatis juga mengikuti program pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Namun sayangnya, kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai informasi biaya pendaftaran dan bulanannya.

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah:  Jl. Pd. Pabelan, Pabelan Empat, Pabelan, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah 56551

Website resmi: https://pabelan.or.id/

Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo

Kredit Foto: Khoirul Bani

Berikutnya adalah Ponpes API Tegalrejo. Pesantren yang satu ini bisa dikatakan sebagai salah satu pesantren tertua di tanah Magelang. Telah berdiri sejak tahun 1944, pesantren ini telah berhasil meluluskan puluhan ribu santri terbaiknya. Pendirinya adalah KH. Chudlori, seorang ulama yang juga berasal dari desa Tegalrejo.

Penamaan Asrama Perguruan Islam adalah harapan dari sang pendiri, beliau berharap agar para santrinya kelak di masyarakat mampu dan mau menjadi guru yang mengajarkan dan mengembangkan syariat-syariat Islam. Adapun yang melatar belakangi berdirinya Asrama Perguruan Islam adalah adanya semangat jihad Ii i’lai kalimatillah yang mengkristal dalam jiwa sang pendiri itu sendiri.

Adapun program pendidikan (salaf) yang terselenggara sejak dahulu menggunakan sistem klasikal. Bentuk pendidikan yang ada berupa madrasah yang terdiri dari 7 kelas. Kurikulum yang dipakai di kelas 1 sampai kelas terakhir secara berjenjang mempelajari khusus ilmu agama, baik itu fikih, aqidah, akhlaq, tasawuf dan ilmu alat (nahwu dan sharaf) yang semuanya dengan kitab berbahasa Arab.

Saat ini, pesantren ini juga menyelenggarakan pendidikan formal tingkat SMP dan SMA. Namun sayangnya, kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai informasi biaya pendaftaran dan bulanannya.

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah: Jl. Magelang – Salatiga, Ngernak, Tegalrejo, Kec. Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah 56192

Website resmi: –

Pondok Pesantren Al Iman Muntilan

Ponpes Al Iman Muntilan

Selanjutnya adalah Ponpes Al Iman. Pesantren yang satu ini memiliki keunikan dari segi letaknya. Komplek pesantren terletak tidak sampai 300 M dari komplek Pasturan. FYI, komplek pasturan di Muntilan masyhur dengan pusat penyebaran agama katolik di Indonesia. Karena letaknya tersebutlah, pengurus mengajarkan ilmu kristologi bagi para santrinya.

Saat ini pesantren Al Iman menyelenggarakan berbagai program pendidikan. Madrasah Tsanawiyah; madrasah ini menerima siswa tamatan Madrasah Ibtidaiyah dan SD. Untuk tamatan SD dan MI yang belum matang, disiapkan kelas takhasus selama satu tahun terutama untuk belajar bahasa Arab.

Kemudian Madrasah Aliyah, madrasah ini menerima siswa tamatan Madrasah Tsanawiyah dan SMP. Untuk tamatan SMP dan Madrasah Tsanawiyah diluar pondok disiapkan kelas takhasus selama satu tahun, terutama untuk belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Terdapat juga program Tarbiyatul Mubalighin wal Muta’allimin. Jenjang ini merupakan jenjang pendidikan di bidang dakwah yang sederajat dengan Diploma satu.

Fasilitas yang ada di Pesantren ini adalah masjid, asrama putra dan putri, sarana olahraga, lab komputer dan internet, kantin, koperasi, multimedia, wifi area, dan bimbingan konseling. Terdapat juga beberapa ekstrakurikuler seperti pramuka, marching band, seni bela diri, OSIS, olahraga prestasi, seni tilawatul Quran, Kaligrafi, seni musik.

Namun sayangnya, kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai informasi biaya pendaftaran dan bulanannya.

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah: Jl. Talun No.Km 1, Patosan, Sedayu, Kec. Muntilan, Magelang, Jawa Tengah 56411

Website resmi: –

Pondok Pesantren An Najach Magelang

Ponpes An Najach Magelang
Kredit Foto: Rogo Kumboro

Berikutnya adalah Ponpes An Najach. Pesantren ini didirikan pada tahun 1992 oleh seorang kyai yaitu KH.Abdul Mukti dan sampai sekarang beliau masih memegang kuasa tertinggi atas pondok tersebut. Kyai Mukti begitu biasanya beliau disebut, mendirikan pondok ini setelah beliau selesai menempuh pendidikannya di Mekkah.

Pesantren ini menggunakan sisitem pengajaran salafiyah yaitu sistem pengajaran yang kajian buku pelajarannya menggunakan kitab klasik. Jadi setiap pembelajarannya adalah mengkaji atau membahas tentang keagamaan melalui kitab kuning.

Pembagian kelas santri berdasarkan pada tingkat kemampuan anak. Apabila anak tersebut dirasa sudah cukup kemampuan agama walupun ia masih berusia dini maka bisa saja berada di kelas atas, dan sebaliknya. Satu kelas biasanya terdiri dari 20 -25 orang dan antara santri putri dan putra terpisah kelasnya.

Tidak ada batasan umur bagi siapa saja yang ingin mondok di pondok tersebut. Hanya saja batas umur minimal adalah 12 tahun dan tidak ada batasan maksimal untuk bisa mondok. Bahkan ada santri yang mondok hingga belasan tahun dan biasanya jika seperti itu akan menjadi pengurus pondok.

Namun sayangnya, kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai informasi biaya pendaftaran dan bulanannya.

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah: Koripan, Koripon, Dawung, Kec. Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah 56192

Website resmi: –

Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Magelang

Kredit Foto: Santri Kelana

Selanjutnya adalah Ponpes Darul Mukhlasin. Pesantren yang satu ini terpandang sebagai salah satu Pesantren yang tergolong besar di Kabupaten Magelang. Dikatakan besar dilihat dari kuantitas santri saat ini, pesantren ini memiliki lebih dari 1.000 santri. 

Pesantren ini mengkolabrosikan antara sistem pendidikan formal dan sistem pendidikan salaf, hal ini tidak terlepas dari pengalaman dan latar belakang pendidikan sang pengasuh pesantren, KH. Minannurohman Anshori.

Beliau menimba pendidikan formalnya di Pondok Modern Gontor selama 6 tahun, kemudian menyempurnakan pendidikanya di Ponpes Salaf Sarang Rembang di bawah asuhan Simbah KH Maemun Zubair. Di Sarang, beliau menimba ilmu dan berkhidmat selama kurang lebih 8 tahun di era tahun 70-80an.

Dalam perjalanannya, perbaikan demi perbaikan terus dilakukan secara bertahap dalam peningkatan dan pengembangan sistem pendidikan dan pembinaan santri maupun dalam peningkatan kualitas output-nya. Perubahan dan pembaharuan ini dimaksudkan sebagai kesiapan madrasah dan pesantren dalam menghadapi tantangan dan tuntutan global.

Saat ini pesantren ini juga menyelenggarakan pendidikan formal tingkat SMP-SMA. Namun sayangnya, kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai informasi biaya pendaftaran dan bulanannya.

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah: Gununglawak, Krincing, Kec. Secang, Magelang, Jawa Tengah 56195

Website resmi: –

Pondok Pesantren Darul Qiyam Gontor 6

Ponpes Darul Qiyam Magelang
Kredit Foto: Syifa Saa

Berikutnya adalah Ponpes Darul Qiyam. Pesantren ini bermula dari tawaran kepada Pondok Modern Gontor untuk mengelola tanah wakaf dan beberapa bangunan dari ibu Qoyumi Kafrawi, pada bulan Pebruari 1999. Wakaf tersebut berupa tanah 2,3 ha. beserta 1 masjid dan 1 unit rumah.

Tenaga pengajar Darul Qiyam terdiri dari lulusan KMI Pondok Modern Darussalam Gontor, ISID dan Universitas Al-Azhar Kairo. Adapun santri Darul Qiyam adalah mereka yang ditempatkan di Pondok ini pada ujian masuk KMI Pondok Modern Darussalam Gontor serta pindahan dari Gontor Pusat. 

Seperti halnya di Gontor Pusat, seluruh santri, di luar kelas mendapat bimbingan, pengajaran, dan pengembangan secara intensif oleh Pengasuhan Santri yang bertanggungjawab menangani berbagai aktivitas ekstra kurikuler yang meliputi: keorganisasian, kepramukaan, bahasa, disiplin, olahraga, ketrampilan, kesenian, akhlak, ibadah, dll.

Dengan beberapa modifikasi dan inovasi, seluruh kegiatan ekstra kurikuler tersebut mengacu kepada aktivitas yang diselenggarakan oleh Pengasuhan Santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Namun sayangnya, kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai informasi biaya pendaftaran dan bulanannya.

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah: Gununglawak, Krincing, Kec. Secang, Magelang, Jawa Tengah 56195.

Website resmi: –

Pondok Pesantren Al Lu’lu Wal Marjan Magelang

Kredit Foto: Septiyan

Pesantren terakhir yang akan kami bahas adalah Ponpes Al-Lu’lu Wal Marjan. Pesantren ini didirikan dengan semangat untuk menyebarkan dakwah dan tarbiyah islam. Selain itu para pendiri dan pengelolanya bertekad memberikan kontribusi konkret dalam pendidikan islam yang murni berdasarkan alquran dan alhadits di bumi pertiwi.

Pesantren yang satu ini memiliki sifat yang fokus pada aspek sunnah nabi, mulai dari amalan keseharian, hingga hafalan-hafalan hadist. Namanya ponpes Al Lu’lu’ wal Marjan. Alamatnya di Bumirejo, Mungkid. Jenjangnya SMP.

Lulusan dari pesantren ini memiliki profil hafal 15 juz Al Quran. Kemudian hafal hadist minimal berjumlah 150. Mampu berbahasa arab, dari membaca, menulis hingga aktif berbicara. Ada juga penekanan dalam berdakwah, bekalnya adalah kemampuan berbicara, kemudian kuat di akidah dan akhlaq yang baik. Uniknya, setiap tahun hanya menerima 45 siswa. 

Saat ini, Pesantren Al-Lu’lu Wal Marjan menyelenggarakan pendidikan tingkat SMP-SMA. Adapun bagi yang berminat mengikuti pendidikan di pesantren ini, dari informasi terakhir yang kami dapatkan harus menyiapkan dana sebesar:

  • Biaya masuk seluruh program: sekitar Rp. 14.000.000 (sudah termasuk SPP bulan pertama)
  • Biaya bulanan seluruh program: sekitar Rp. 1.200.000

Adapun alamat lengkap pesantren ini adalah: Jln Soekarno Hatta, Dusun Kawungon, Desa Bumirejo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Website resmi: https://www.pesantrenluluwalmarjan.org/

Kira-kira, sudah ada gambaran mau nyantri di Pondok Pesantren Terbaik di Kabupaten Magelang yang mana? Oh ya, jika Anda tahu ada pondok bagus yang belum kami list, infokan di komentar ya!

Baca juga:

Daftar ++500 Pesantren Terbaik di Indonesia

2 pemikiran pada “(REVIEW) 7 Pesantren Terbaik di Magelang (2022)”

Tinggalkan komentar