√ Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illallah Allahu Akbar (Arti)

Subhanallah Walhamdulillah Wala Ilaha Illallah Allahu Akbar – Halo, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat datang kepada semua saudara-saudari muslim di seluruh dunia, terutama mereka yang berada di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Kali ini, kami akan membahas tentang tulisan Arab menggunakan huruf hijaiyah dan kalimat thoyyibah yang mengandung kata-kata “Subhanallah”, “Alhamdulillah”, “La ilaha illallah”, dan “Allahu Akbar”, beserta artinya dalam bahasa Indonesia.

Mari kita langsung mengungkapkan makna dari kalimat tersebut dan kemudian kita akan melanjutkan dengan cara penulisan dalam bahasa Arab “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu Akbar”.

Arti subhanallah walhamdulillah wala ilaha Illallah wallahu Akbar

Sumber gambar: Youtube (Fariz Imanzah)

Seperti yang kita ketahui, frasa “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar” memiliki arti yang penting dalam agama Islam. Ia mengandung makna “maha suci bagi Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar.”

Dalam hadis yang terdapat dalam riwayat HR. Muslim nomor 2137, disebutkan bahwa keempat kalimat tersebut, yaitu “Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar,” adalah ucapan yang sangat disukai oleh Allah SWT. Hadis tersebut diriwayatkan dari Samuroh bin Jundub dan berbunyi sebagai berikut:

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ. لاَ يَضُرُّكَ بَأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ.

Dalam riwayat dari Samuroh bin Jundub, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah: (1) Subhanallah, (2) Alhamdulillah, (3) Laa ilaaha illallah, dan (4) Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai” (HR. Muslim no. 2137).

Dari hadis ini, kita dapat mengetahui setidaknya dua hal penting. Pertama, terdapat empat ucapan yang sangat disukai oleh Allah. Keempat kalimat tersebut adalah Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Kedua, tidak ada dosa jika kita memulai mengucapkan keempat kalimat tersebut dari mana saja.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai hadis-hadis seputar keutamaan empat kalimat mulia tersebut, Anda dapat membacanya di situs rumaysho dengan judul yang mengarah ke halaman berikut: Link ke artikel tersebut.

Baca juga: Innal Hamda Lillah Nahmaduhu wa Nasta’inuhu.

Tulisan Arab Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha Illallah wallahu akbar

Berikut ini adalah teks tulisan “Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha Illallah wallahu akbar” dalam dua model atau bentuk tulisan Arab. Yang pertama adalah model tulisan gundul:

سبْحان الله و الحمد للهِ ولا إله إلاّ الله والله أكْبرُ

Sementara itu, pada versi berikutnya, tulisan “Subhaanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallaahu akbar” dilengkapi dengan syakal dan harakat seperti fathah, kasrah, dhammah, sukun, dan tasydid untuk memudahkan dalam membaca. Berikut tulisannya:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Kehebatan dari empat kalimat toyyibat di atas dapat menghapus dosa-dosa orang yang berada di muka bumi, meskipun dosanya sebanyak buih di lautan.

Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad 2/158 dengan sanad yang hasan, hadis tersebut diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr.

Berikut ini adalah redaksi hadis yang dimaksud:


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَا عَلَى الأَرْضِ رَجُلٌ يَقُولُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ إِلاَّ كُفِّرَتْ عَنْهُ ذُنُوبُهُ وَلَوْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ »

“Dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang mengucapkan: Laa ilaha illallah, wallahu akbar, subhanallah, wal hamdulillah, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah, kecuali dosa-dosanya akan dihapuskan, meskipun dosanya sebanyak buih di lautan.'”

Demikianlah sebagian dari kehebatan atau khasiat dari empat kalimat toyyibah yang terdiri dari:

Subhanallah = سُبْحَانَ اللهِ
Alhamdulillah = اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
Laa ilaaha illallah = لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
Allahu akbar = اللهُ أَكْبَرُ

Anjuran Zikir untuk Umat Islam

Zikir pagi yang dianjurkan dimulai sejak tibanya waktu Subuh hingga matahari terbit. Begitu pula zikir petang dimulai sejak waktu Ashar hingga matahari terbenam. Pada waktu-waktu tersebut, umat Islam diajak untuk memperbanyak zikir dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Qaf ayat 39 yang artinya sebagai berikut:

“Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).”

Ajakan untuk berdzikir pagi dan petang juga terdapat dalam sejumlah ayat Al-Quran dan hadis. Allah Ta’ala berfirman, “Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan sore. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS. Al-Ahzab: 42-43).

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di sore hari dan waktu kamu berada di waktu pagi hari” (QS. Ar-Rum: 17).

Dengan demikian, sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk melaksanakan zikir pagi dan petang sesuai dengan tuntunan agama. Dengan mengingat Allah dan memuji-Nya pada waktu-waktu tersebut, kita dapat memperoleh rahmat-Nya serta mendapatkan cahaya dan keberkahan dalam hidup kita. Marilah kita menjadikan zikir pagi dan petang sebagai amalan yang rutin dilakukan sebagai bentuk kedekatan kita kepada Allah SWT.

Keutamaan Zikir bagi Muslim

Keistimewaan mengingat Allah di pagi dan petang pertama adalah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Orang yang senantiasa memuji keagungan Allah akan selalu terjaga dari kejahatan. Mengingat Allah juga dapat membuka pintu keselamatan dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, disebutkan bahwa siapa pun yang mengucapkan dzikir ini tiga kali di sore hari, maka ia akan terhindar dari bahaya racun pada malam tersebut. (HR. Ahmad 2/290).

Berdzikir merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan merupakan amalan yang paling disukai-Nya. Hal ini disampaikan dalam hadis berikut:

“Apakah aku tunjukkan kepada kalian amalan yang terbaik, yang paling suci di sisi Raja kalian (Allah), dan yang paling meningkatkan derajat kalian; lebih baik bagimu daripada menginfakkan emas atau perak?” Para Sahabat yang hadir menjawab, “Ya (wahai Rasulullah)!” Beliau bersabda, “Yaitu mengingat Allah Yang Maha Tinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377).

Berdzikir juga dapat mengingatkan kita tentang kehidupan setelah kematian dan membuat kita selalu mengingat keagungan-Nya.

Karena berdzikir termasuk amalan yang Allah SWT sukai, tentu saja terdapat pahala yang luar biasa. Setiap orang yang berdzikir setiap hari dijanjikan surga oleh Allah.

Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini di siang hari dengan keyakinan penuh, kemudian ia meninggal pada hari itu sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dengan keyakinan penuh, kemudian ia meninggal sebelum fajar, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari (7/150, no. 6306).

Berdzikir juga dapat memberikan ketenangan bagi umat Muslim. Saat kita berada dekat dengan Allah SWT, hati kita akan selalu merasa tenang dan damai. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Quran yang berbunyi:

“…Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Baca juga: Allahumma Innaka Afuwwun Tuhibbul Afwa Fa’fu Anni.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, tidak dapat disangkal bahwa frasa “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar” memiliki makna yang sangat penting dalam agama Islam. Keempat kalimat ini mengandung pengakuan akan kebesaran Allah, pemujian kepada-Nya, pengakuan akan keesaan-Nya, serta pengakuan akan kebesaran-Nya.

Keutamaan dan kehebatan dari empat kalimat toyyibah ini telah disampaikan dalam hadis yang mengungkapkan bahwa Allah sangat menyukai ucapan-ucapan ini. Bahkan, mengucapkannya dapat menghapus dosa-dosa kita, sebanyak apapun dosa-dosa tersebut.

Oleh karena itu, marilah kita menghayati makna dari setiap kalimat tersebut dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita terus mengucapkan “Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar” sebagai bentuk pengakuan kita akan kebesaran Allah dan sebagai sarana untuk menghapus dosa-dosa kita.

Semoga tulisan dari pesantrenterbaik.com ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang keutamaan dan makna dari kalimat mulia tersebut. Marilah kita terus memperbanyak dzikir dan memuliakan nama Allah, yang dengan-Nya segala kebaikan dan keberkahan akan mengalir dalam hidup kita. Wallahu a’lam bi as-shawab.